Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barito Timur – Satuan Reserse Kriminal(Satreskrim) Kepolisian Resor(Polres) Barito Timur(Bartim) adakan Pers Release atas keberhasilan bengungkapan kasus tindak pidana pemerkosaan dan pencurian dengan kekerasan(curas) dalam kurun waktu hanya 1×24 jam, selasa(24/11/2020)

Kapolres Barito Timur Akbp Affandi Eka Putra ,SH,SIK,M.Pict didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Barito Timur Iptu Ecky Widi Prawira,SIK dan Kasubag Humas Polres Bartim Iptu Suhadak Melaksanakan Pers Release Di Depan Media Centre Polres Barito Timur

Pelaku R(28), pekerjaan swasta, alamat Jl. A. Yani km 05 Desa Sumur Kec. Dusun Timur Kab. Barito Timur Prop. Kalteng Timur Kab. Barito Timur Prop. Kalimantan Tengah yang adalah resedivis sebelumnya terjerat 3(tiga) kasus , yang pertama curanmor , yang kedua penganiayaan dan yang terakhir ia dipidana pada tahun 2014 terjerat kasus perampokan yang baru bebas pada bulan April 2020 lalu

Pelaku memperkosa 2(dua) korban sekaligus dengan modus mengancam akan membunuh kedua korban jika tak melayani nafsu bejad pelaku

Korban yang pertama berinisial Nama MU berusia 23 tahun warga desa Desa Tampulang RT.03 RW.02 Kec.Rantau Kujang Kab.Barito Selatan Prov.Kalimantan Tengah

Korban kedua berusia 19 tahun, yang juga warga Desa Tampulang RT.03 RW.02 Kec.Rantau Kujang Kab.Barito Selatan Prov.Kalimantan Tengah

Kejadian bermula usai terlapor bersama temannya mengajak dua korban korban ke tempat karaoke , namu di perjalanan pulang dengan sengaja pelaku membelokan kedaraannya ke arah Rutan Tamiang layang kemudian ketika berada ditempat yang sepi , motor berhenti dan korban berinisial HA, lalu meminta korban MU menyerahkan tasnya , kemudian Terlapor melanjutkan perjalananan dengan membonceng dua korban ke desa siong , Kec.Paju Epat Kab Bartim setelah tiba disebuah pondok pelaku membuka paksa baju korban dan mengancam mengancam dengan menggunakan 1 ( satu ) bilah senjata tajam jenis pisau akan membunuh jika tidak melayani nafsu bejadnya , dua wanita ini pun di perkosa secara bergantian oleh sang sang pelaku, kemudian selang tak hampir 8 jam pelaku meninggalkan korban dan membeli 6 botol minuman beralkohol merk malaga dan memaksa kedua korban untuk meminum minuman beralkohol tersebut, kemudian pelaku membawa korban MU kerumahnya, setelah sampai rumah pelaku kemudian korban dibawa kekamar pelaku, kemudian pelaku melakukan hubungan badan terhadap korban MU, tak sampai disitu pelaku meninggalkan Korban MU kemudian membawa HA ke pondok desa Siong kembali melakukan aksinya kepada korban yang masih keadaan mabuk untuk mandi ke sungai kemudian dilanjutakan ke Pondok melakukan hubungan intim , setelah puas dengan perlakuan bejatnya pelaku membawa kedua korban ke warung tempat kedua korban bekerja

karena korban merasa keberatan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Timur (pm/sam)